About

.....:::::Selamat datang di Blog nOt3 SCHOOL.TALK LESS DO MORE::::....

Minggu, 21 Oktober 2012

PERCABANGAN IF - ELSE DALAM JAVA

Dalam bahasa pemograman java terdapat beberapa konsep percabangan, antara lain yaitu percabangan If-Else. Dalam konsep ini strukturnya ialah

if (kondisi 1)
   statemen_1
else if (kondisi 2)
   statemen_2
else
   statemen_3

dan contoh programnya ialah :

import java.util.Scanner;
public class Nilai{
public static void main(String[] args) {

Scanner input = new Scanner(System.in);
int data;
System.out.print("Masukkan Nilai anda: ");
data = input.nextInt();
if (data > 60)
System.out.println("Cukup");
else if (data > 40)
System.out.println("Kurang");
else if (data > 30)
System.out.println("Kurang dikit");
else
System.out.println("Sangat Kurang");
}
}

Selasa, 06 Desember 2011

Satelit NASA Masuki Batas Tata Surya



Lebih dari tiga dekade setelah diluncurkan, satelit ruang angkasa Voyager 1 milik NASA sedikit lagi lepas dari tata surya. Ia kini telah memasuki kawasan baru yang letaknya ada di antara sistem tata surya dan ruang antar bintang.

Kawasan yang oleh para ilmuwan disebut sebagai ‘stagnation region’ itu berjarak hingga sekitar 113 astronomical units (AU) atau sekitar 16,9 miliar kilometer dari Matahari.

Voyager 1, yang kini berjarak 11 miliar kilometer dari Matahari telah menjelajah pinggir tata surya sejak 2004 dan mulai masuk ke stagnation zone pada awal pekan ini.

Meski begitu, satelit tersebut masih harus bertahan sedikit lagi sebelum ia benar-benar keluar dari tata surya. Dan jika berhasil, ia akan menjadi benda luar angkasa buatan manusia pertama yang tiba di interstellar space, atau ruang maha luas yang berada di antara bintang.

Menurut NASA, baterai milik satelit ruang angkasa buatannya itu hanya punya kapasitas yang cukup untuk memasok daya hingga 2020. Namun demikian, ilmuwan memperkirakan, Voyager 1 akan tiba di interstellar space sebelum baterainya habis. Diperkirakan, dalam hitungan bulan hingga beberapa tahun ke depan.

Pada ajang American Geophysical Union yang berlangsung di San Francisco, Ed Stone, Chief Scientist dari Jet Propulsion Laboratory NASA menyebutkan, pihaknya tidak bisa menentukan kapan Voyager 1 akan tiba di ruang tersebut.
Baca Selengkapnya